Jual - Beli - Sewa

Selamat datang, Kami siap membantu

Menu

Penjelasan tentang KPR (Kredit Kepemilikan Rumah)


5
(2)

Penjelasan Tentang KPR, apa itu KPR?. Admin sudah mencantumkan sumber informasi mengenai artikel “Penjelasan tentang kredit kepemilikan rumah” pada artikel berikut ini. Selangkapnya tentang penjelasan KPR, mari kita simak uraian berikut ini.

KPR merupakan singkatan dari kredit pemilikan rumah, yaitu produk pembiayaan untuk pembeli rumah dengan skema pembiayaan sampai dengan 90% dari harga rumah. Hingga saat ini kredit kepemilikan rumah hanya tersedia oleh perbankan, walaupun sudah ada perusahaan pembiayaan yang menyalurkan pembiayaan dari lembaga sekunder untuk pembiayaan perumahan (housing financing). Pengembang atau developer biasanya sudah bekerja sama dengan bank untuk mempermudah proses pengajuan KPR. Oleh sebab itu, salah satu pertimbangan saat membeli rumah adalah: bank yang menyalurkan kredit kepemilikan rumah.

apa itu kpr, penjelasan kredit pemilikan rumah

Permohonan KPR diajukan dengan mengisi formulir pemesanan unit dari pengembang serta melunasi biaya pemesanan dan uang muka. Kemudian mengkapi formulir pengajuan kredit dan siapkan dokumen-dokumen penting seperti yang tertera dalam daftar persyaratan berikut ini.

Persyaratan pengajuan kredit kepemilikan rumah

Dokumen KPR Standar:

  • Usia tidak lebih dari 50 tahun ketika mengajukan permohonan kredit.
  • Fotokopi KTP pemohon.
  • Akta nikah atau cerai.
  • Kartu keluarga.
  • Surat keterangan WNI (untuk WNI keturunan).
  • Dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB).

Tambahan dokumen untuk Karyawan:

  • Slip gaji.
  • Surat keterangan dari tempat bekerja.
  • Buku rekening tabungan yang menampilkan kondisi keuangan 3 bulan terakhir.

Dokumen Tambahan untuk Wiraswasta atau Profesional:

  • Bukti transaksi keuangan usaha.
  • Catatan rekening bank.
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • SIUP
  • Surat izin usaha lainnya, seperti Surat Izin Praktik untuk para dokter.
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Setelah melewati proses analisis risiko kredit dan survey penilaian property, pengajuan kredit akan dilanjutkan dengan akad. Apabila biaya dan kebutuhan administrasi berikut telah terpenuhi tahap selanjutnya adalah:

  • pelunasan BPHTB (Bea Peralihan Hak Atas Tanah dan Bangunan) sejumlah 5% dari harga jual properti sebelum pajak,
  • asuransi FIDUCIA,
  • provisi kredit,
  • asuransi unit properti–umumnya pengembang yang tanggung, dan
  • biaya notaris untuk pengikatan kredit secara hukum.

Jika akad kredit sudah selesai, maka bank akan mengalirkan dana kredit yang umumnya ditransfer langsung ke rekening penjual atau pengembang. Proses ini umumnya memakan waktu maksimum 7 hari kerja. Pengkajian suku bunga kredit akan kami lakukan secara berkala, umumnya setiap 3 atau 6 bulan.

Apabila semua angsuran KPR telah lunas, bank akan mengeluarkan Surat Pelunasan Utang dan Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti. Inilah akhir dari proses KPR.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang KPR – source: rumah.com

Apakah anda suka dengan ini?

Klik bintang untuk memberikan rating!

Listing Properti Jual - Sewa

Price 3.000.000/m
Kategori: Industrial
Type Unit : Lahan Industri
Luas : 4 Hektare
Price 3.000.000/m
Kategori: Industrial
Type Unit : Lahan Industri
Luas : 1 Hektare
Price 5jt/meter
Kategori: Komersial
Type Unit : Tanah Kavling
Luas : 2 Hektare
Price 4jt/meter
Kategori: Komersial
Type Unit : Tanah Kavling
Luas : 8.657 m2
Price 2,7jt/meter
Kategori: Industrial
Type Unit : Lahan Industri
Luas : 9 Hektare
Price 2,75jt/meter
Kategori: Industrial
Type Unit : Lahan Industri
Luas : 9.220 m2