Meikarta Lippo Cikarang

JL. OC Boulevard Utara, Lippo Cikarang, Cikarang Selatan, Jawa Barat 17530

Menu

Tak Sebagus Iklannya, Ternyata Tanah Meikarta Bermasalah

Proyek mega hunian yang saat ini sedang sangat gencar dibicarakan orang. Meikarta, belakangan ini kerap muncul iklan yang mempromosikan hunian elit dengan harga yang cukup murah dibandingkan dengan proyek apartemen lain.

Akan tetapi tahukah Anda jika pembangunan Meikarta tidak lantas tanpa masalah. Beberapa media juga memberitakan bahwa saat ini Meikarta bermasalah pada beberapa garapannya.

Dengan iklan yang sangat menarik, Meikarta mampu menjadi idola para pencari tempat tinggal modern. Lantas bagaimana dengan keadaan proyek besar tersebut.

Tak Sebagus Iklanya, Ternyata Tanah Meikarta Bermasalah

Seperti yang di lansir beberapa media, bahwasannya saat ini Meikarta bermasalah mengenai perizinan. Tak banyak yang tahu memang jika mega proyek ini ternyata tidak secara mulus pelaksanaannya.

Nyatanya Meikarta tidak sebagus iklannya, bahkan dari pihak YLKI sampai menghimbau masyarakat agar menunda niatnya untuk membeli hunian di Meikarta.

Langkah yang di ambil YLKI semata-mata bukan tanpa alasan, sebab wakil gubernur jawa barat telah mengonfirmasi dirinya sudah meminta kepada Lippo grup selaku pengembang untuk menyelesaikan izin untuk sebagian lahan proyek Meikarta tersebut.

Namun permintaan Deddy Mizwar belum juga mendapat respon dari pihak pengembang. Sehingga besar kemungkinan jika nantinya hunian tersebut justru akan menjadi masalah bagi penghuninya.

Fakta perizinan Meikarta bermasalah adalah dari 200 hektar tanah yang disiapkan untuk pembangunan Meikarta, baru 84,6 hektar yang sudah mengantongi izin, selebihnya sama sekali belum terproses oleh pemerintah kabupaten Bekasi. Ungkap direktur jendral pengendalian dan pemanfaatan ruang dan tanah kementerian agraria dan tata ruang.

Yayasan lembaga konsumen Indonesia juga menyayangkan iklan Meikarta yang tidak segera di cabut, sebab menurut perwakilan dari YLKI pemasaran seperti itu melanggar ketentuan Pasal 42 UU No. 20 Tahun 2011, yang mewajibkan pengembang untuk memiliki jaminan atas Kepastian peruntukan ruang, kepastian hak atas tanah, kepastian status penguasaan gedung, perizinan dan jaminan pembangunan, sebelum melakukan pemasaran.

Sebab adanya Meikarta bermasalah, maka pihak pengembang kemungkinan besar telah mendapat sangsi. Sangsi berupa pencabutan izin jika pengambang tetap melakukan pembangunan pada sektor lahan yang belum mengantongi perizinan.

Nantinya apabila izin sampai dicabut, maka pembangunan akan berhenti total. Masyarakat yang sudah membayarkan sejumlah uang untuk DP hunian di Meikarta pun pasti akan terkena imbasnya.

Masalah Meikarta bukan hanya sampai pada perizinan yang belum lengkap saja. Dari awal pengembang hanya melaporkan 200 hektar lahan, sedangkan pada data lain menyebutkan bahwa lahan yang akan dibangun lebih dari 1.500 hektar, malah iklan Meikarta yang sering muncul adalah mempromosikan lahan seluas 500 hektar. Hal ini yang membuat permasalahan perizinan Meikarta menjadi semakin kompleks.

Entah apa yang sebenarnya terjadi sehingga bisa ada tiga versi tentang luas Meikarta yang sebenarnya. Tetapi yang terpenting bagi Anda yang ingin memiliki temapt tinggal di Meikarta lebih baik untuk memastikan status lahan terlebih dahulu. Semoga bermanfaat.

Jika Informasi Ini Menarik, Yuk Share Pada Teman

Listing Terbaru

Price: 1.6M
Luas : 120 m2
Type Unit : 3 Kamar Tidur
Level Lantai : 2 Lantai
Price: 1M
Luas : 75 m2
Type Unit : 3 Kamar Tidur
Level Lantai : 2 Lantai
Price: 6.3M
Luas : 474 m2
Type Unit : 5 Kamar Tidur
Level Lantai : 2 Lantai
Price: 1.3M
Luas : 105 m2
Type Unit : 2 Kamar Tidur
Level Lantai : 2 Lantai
Price: 1.6M
Luas : 145 m2
Type Unit : 2 Kamar Tidur
Level Lantai : 2 Lantai
Price: 393.522.863
Luas : 60.54 sqm
Type Unit : 2BR, Unit D
Level Lantai : Lantai 3 - 39