Area Cikarang & Sekitarnya

Selamat datang, Kami siap membantu

Menu

Perkembangan Smart City di Indonesia

0
(0)

Teknologi pintar adalah pendorong utama dalam mencapai kota yang berkelanjutan dan layak huni.  Membuat keputusan yang tepat tentang teknologi mana yang paling mendukung strategi pembangunan kota secara keseluruhan. Pembentukan tata kelola yang tepat dan mengidentifikasi konsep teknis yang paling sesuai.

Teknologi Baru

Banyak kota besar menerapkan beragam teknologi baru yang menjanjikan untuk membuat kotanya lebih pintar.  Kota-kota diharapkan menghabiskan tidak kurang dari $ 400 miliar untuk layanan kota pintar pada tahun 2020.

Untuk mencapai kota pintar menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi biaya dan emisi karbon. Pejabat kota perlu menentukan bagaimana teknologi pintar dapat mendukung keseluruhan strategi mereka untuk meningkatkan kehidupan kota.

Teknologi Smart City

Pendekatan untuk memungkinkan pilihan cerdas terdiri dari tiga dimensi yang saling terkait:

Tata kelola yang cerdas – kota harus menetapkan tata kelola dan organisasi yang tepat yang memungkinkan kolaborasi antar departemen kota untuk memastikan bahwa perencanaan kota bersifat strategis dan holistik sekaligus realistis dan dengan demikian dapat diterapkan.

Konsep teknis cerdas – kota harus mengeksplorasi dan mengidentifikasi konsep cerdas yang tersedia untuk memecahkan masalah.  Ini dapat mencakup pemanasan / pendinginan distrik, taman sinergi energi dan air, atau infrastruktur biru-hijau.

Teknologi pintar – TIK dapat digunakan untuk mendukung peningkatan keberlanjutan.  Ini dapat mencakup teknologi seperti pengukuran air yang meminimalkan penggunaan sumber daya. Sistem pendeteksi tempat parkir gratis, atau ‘gelombang hijau’ yang memprioritaskan arus lalu lintas untuk sepeda.

‘Big data’ dapat digunakan untuk memahami dan mendokumentasikan tren dan skenario investasi, serta memastikan pengoperasian infrastruktur kota dan sistem utilitas yang terintegrasi.

Proyek Smart City akan memberikan manfaat nyata bagi warga, misalnya, perencanaan rute yang dioptimalkan berdasarkan informasi lalu lintas waktu nyata, dan pengelolaan air hujan yang lebih baik.  Jika proyek ini dilaksanakan sepenuhnya, maka akan menghasilkan penghematan lebih dari miliaran setahun untuk kota.

Perkembangan Smart City di Indonesia.

Indonesia mendorong solusi kota pintar dan telah memulai program digitalisasi yang ambisius pada tahun 2017, yang disebut “Gerakan 100 Kota Cerdas”. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk mengatasi masalah urbanisasi, di mana sekitar 83% penduduk Indonesia  akan tinggal di perkotaan pada tahun 2045. Selain menyelesaikan masalah urbanisasi di kota-kota di Indonesia, peningkatan kualitas hidup di kota juga dianggap sebagai tujuan utama yang akan dijabarkan ke dalam enam pilar yang mendefinisikan kota pintar: pemerintahan, masyarakat, ekonomi,  mobilitas, kehidupan, dan lingkungan.

Perkembangan Smart City di Indonesia

Namun, konsep kota pintar di sebagian besar kota di Indonesia berkembang lambat karena kurangnya pengetahuan dalam mengidentifikasi langkah tindakan yang tepat.  Lanskap dinamis, keragaman, dan pertumbuhan urbanisasi yang pesat di kota-kota di Indonesia telah menciptakan pendekatan yang unik namun menantang bagi setiap kota dalam mewujudkan konsep ini.  Belajar dari dua kota perintis, Jakarta dan Bandung, pemerintah mendorong kolaborasi dengan pemangku kepentingan swasta dalam menangani masalah dan menyediakan sumber daya yang diperlukan.

Beberapa teknologi Smart City yang sudah diterapkan di kota-kota besar di Indonesia adalah :

  1. Smart Lighting

Teknologi ini membuat pencahayaan kota menjadi lebih efektif dan efisien dengan menggunakan sensor pada lampu. Sensor mampu mengatur tingkat pencahayaan otomatis sesuai kondisi lingkungan sehingga lebih hemat energi. Smart Lighting juga diterapkan pada lampu lalu lintas yang dapat menentukan waktu pengaturan lalu lintas secara otomatis sesuai data yang ada.

  1. Smart Parking

Dengan mengintegrasikan sensor dan internet, pengunjung mall dapat melihat slot parkir yang kosong dengan menggunakan aplikasi sehingga dapat menghemat waktu pencarian tempat parkir. Selain itu juga menerapkan sistem pembayaran parkir online menggunakan uang elektronik.

  1. Pengelolaan sampah dan limbah

Volume sampah di suatu tempat dapat dipantau oleh petugas dari jarak jauh sehingga mempermudah dalam pengambilan dan pengelolaan sampah.

Kesempatan untuk Kolaborasi Bisnis Potensial

Mengingat kesenjangan pemerintah di bidang teknologi, ada banyak peluang untuk dieksplorasi di sektor teknologi, seperti IoT, big data, dan kecerdasan buatan.  Di antaranya, peluang kolaborasi potensial hadir dalam smart mobilitas dan ekonomi, di mana kemitraan dengan banyak start-up, mulai dari aplikasi hingga e-commerce, terbukti menarik untuk memberikan kemudahan akses perdagangan dan layanan.

Berdasarkan kisah sukses di atas, terbukti bahwa kolaborasi merupakan kunci untuk mempercepat proses implementasi konsep smart city.  Jika kolaborasi sudah menjadi norma, perusahaan dan bisnis lain dapat mengisi kekosongan dengan berperan sebagai kolaborator dalam memenuhi pilar kota pintar, yang akan membantu percepatan pembangunan kota pintar di Indonesia.  Unduh laporan lengkapnya untuk mempelajari lebih lanjut tentang masa depan kota pintar di Indonesia.

Berikut adalah beberapa contoh program unggulqn dari masing-masing daerah yang lahir dari Gerakan Menuju 100 Smart City.

Kota Ambon:

Ambon Access merupakan aplikasi yang dirancang untuk mempermudah wisatawan dalam menemukan lokasi wisata di kota Ambon. Selain itu, ada juga program smart branding Ambon Menuju Kota Musik Dunia untuk meningkatkan potensi musik Kota Ambon

Kota Balikpapan

Pemerintah kota Balikpapan memfasilitasi keluh kesah masyarakat dengan membuat aplikasi Sitanggap . Kemudian, ada juga Aplikasi Gomilah yang merupakan program bank sampah yang memberikan insentif berupa poin bagi warga.

Kota Banda Aceh

Berindah merupakan Aplikasi yang dibuat oleh pemerintah setempat berupa program untuk melibatkan masyarakat dalam meningkatkan  kebersihan kota.

Kota Batu

Aplikasi Among Tani merupakan program untuk petani agar bisa menjual hasil pertanian langsung ke konsumen secara online, hal ini agar hasil panen petani memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan menjual ke tengkulak . Selain itu, ada juga program Desa Iklim Tangguh Bencana yang dapat meningkatkan kesadaran  dan kukmitigasi masyarakat terhadap perubahan iklim, hal ini ikut mendorong perkembangan smart city di indonesia khususnya kota baru.

Kota Depok

Depok Kota Sehat merupakan aplikasi sistem pendaftaran online dan pengantaran obat di lingkungan Dinkes dan RSUD Depok. Ada juga portal tunggal untuk semua layanan masyarakat yang bernama Depok Single Window.

Kab. Tangerang

Aplikasi e-PBB dari pemerintah kota Tangerang adalah sistem pembayaran PBB secara online bagi masyarakat dengan sistem  multi kanal. Ada juga Aolikasi  Sijari Emas berupa pelayanan online untuk rujukan gawat darurat ibu dan anak.

Kota Bandung

Pemkot kota Bandung sudah memiliki konsep yang matang mengenai Smart City. Penerapan teknologi Informasi dalam sistem pemerintahan seperti aplikasi E-pemerintahan dan E-Budgeting. Pemantauan kondisi kota secara real-time dengan menggunakan CCTV, sehingga dapat melihat secara langsung kondisi lalu lintas, keamanan ataupun bencana alam.

DKI Jakarta

Saat ini pemerintah provinsi DKI sudah sudah menerapkan sistem smart city yang mampu memantau kondisi lalu lintas, banjir dan juga pengelolaan sampah secara online, penerapan dan perkembangan smart city di Indonesia. Jakarta menjadi model untuk kota-kota lain diseluruh indonesia.

Saat ini, target pemerintah adalah menciptakan 100 smart city di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini sudah ada 25 kota yang memperkenalkan konsep smart city di masing-masing kota. Meskipun dalam penerapannya masih sangat sederhana seperti hanya membuat aplikasi layanan publik yang dapat digunakan masyarakat secara online. Perlahan tapi pasti adopsi smart city di setiap kota akan semakin maju dan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Apakah anda suka dengan ini?

Klik bintang untuk memberikan rating!

Listing Property Terbaru

Price: 35 Miliar
Luas : 11.000 m2
Type Unit : Pabrik
Level Lantai : 2 Lantai
Price: 21.1 Miliar
Luas : 3.038 m2
Type Unit : Pabrik
Level Lantai : 2 Lantai
Price: 55 Miliar
Luas : 10.000 m2
Type Unit : Gudang
Level Lantai : 3 Lantai
Price: 4,6 Miliar
Luas : 564 m2
Type Unit : Gudang
Level Lantai : 2 Lantai
Price: 55 Miliar
Luas : 9.000 Ha
Type Unit : Gudang
Level Lantai : 2 Lantai
For Rent
Price: 650.000.000
Luas : 1.350 m2
Type Unit : Gudang
Level Lantai : 2 Lantai